Timnas Indonesia Harus Waspada Dengan Shahdan Sulaiman

Timnas Indonesia harus berbenah menjelang semi-final putaran kedua Piala AFF melawan Singapura. Satu pemain The Lions yang perlu dicurigai extra ialah Shahdan Sulaiman!

Timnas Singapura versus Timnas Indonesia terhidang di putaran pertama semi-final Piala AFF, pada Rabu (22/12) malam WIB di National Fase. Score usai seimbang, imbang 1-1.

Indonesia lebih dulu unggul di set pertama melalui golnya Witan Sulaeman di menit ke-28. Singapura baru dapat menyamai posisi pada menit ke-70 melalui Ikhsan Fandi.

Shahdan Sulaiman

“Shahdan menunjukkan dianya ialah pusat inovatif khusus Singapura, dengan semakin banyak umpan di sepertiga akhir lapangan. Sepakan bebasnya di tengah set pertama kali yang hasilkan kesempatan dari tandukan Safuwan Baharudin, datang dari umpannya,” catat situs sah AFF.

Situs Sah AFF merilis beberapa pemain yang tampil bagus di pertandingan Singapura versus Indonesia itu. Salah satunya nama pemain Singapura yang pantas digarisbawahi ialah Shahdan Sulaiman.

Dibaca Juga : Raja AFF Thailand Tundukan Vietnam Dengan Skor 2-0

Shahdan Sulaiman sebagai salah satunya pemain senior di Singapura. Pemain berumur 33 tahun ini telah mengepak 72 performa untuk negaranya.

Shahdan berposisi sebagai pemain tengah tengah. Dianya dapat ditugaskan untuk tetap bertahan atau menolong baris serang.

Dalam pertandingan melawan Indonesia, Shahdan Sulaiman terdaftar sebagai pemain paling banyak yang melepaskan umpan kunci. Dapat disebut, Shahdan ialah jendral tengah lapangan The Lions yang perlu dicurigai Asnawi dkk.

“Shahdan bermain secara baik di set ke-2 . Dianya terdaftar melepaskan oepran, operan silang, dan umpan kunci paling banyak,” tutup situs sah AFF.

Shin Tae-Yong Punya Banyak Strategi Untuk Timnas Indonesia Di AFF 2020

Pelatih Tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, susah diterka dalam opsi strategi permainan sepanjang Piala AFF 2020. Hal tersebut menegaskan jika Shin Tae-yong memang Sang Ubah yang cerdas.

Indonesia berjumpa Malaysia pada matchday paling akhir Group B Piala AFF 2020. Berlaga di National Fase, Minggu (19/12/2021) malam WIB, Indonesia ketinggalan terlebih dahulu karena gol Kogeliswaran Raj.

Tim Garuda selanjutnya bangun dan balik pimpin 2-1 di sampai turun minum melalui brace Irfan Jaya. Indonesia menambahkan gol di paruh ke-2 melalui Pratama Arhan dan Elkan Baggott, yang membuat team Merah-Putih menang 4-1.

Kumpulan Game Online Menarik 2021 !!! Klik Disini

Sepanjang acara Piala AFF 2020, Shin Tae-yong sering membuat beragam peralihan. Hal yang paling “berlebihan” dengan mainkan tiga bek tengah saat meredam seimbang Vietnam 0-0.

Shin Tae-yong pun tidak mainkan Evan Dimas sebagai starter. Pemain tengah punya Bhayangkara FC itu walau sebenarnya sempat dikatakan sebagai pemain unggulan Indonesia saat di Piala AFF 2020.

Surprise yang lain pasti dalam melumat Malaysia. Shin Tae-yong kembali tidak menggunakan jasa Evan Dimas sebagai starter dan justru menyimpan Elkan Baggott yang bisa bermain. Itu sekalian mengidentifikasi Indonesia kembali memakai dua bek tengah pada awal.

Peralihan kembali dilaksanakan Shin Tae-yong pada set ke-2 . Elkan Baggott dimainkan dengan menarik pemain tengah Ramai Rumakiek.

Dibaca Juga : Rumor Lionel Messi Tinggalkan PSG

“Jika mengganti-ubah skema musuh jadi sulit membaca dan menganalisis. Kami sebetulnya susah mengganti skema, masih tetap ada dasar. Mengganti dikit demi sedikit bergantung kekurangan kami dan musuh. Strategi tentu memang ditukar,” kata Shin Tae-yong selesai pertandingan.

Shin Tae-yong ialah figur yang dipanggil Ubah Lapangan saat jadi pemain. Diambil dari Yonhap sebagai media Korea Selatan, panggilan itu didapatkan karena ketika bermain sebagai pemain striker tengah, ia cerdas dalam menyalurkan umpan dan terampil.

Kualitas ‘sebagai rubah’ bersambung bahkan juga sesudah beralih menjadi seorang pelatih. Pada 2010, ia bawa Seongnam Ilhwa juara Liga Champions Asia. Kemudian, saat pimpin Tim nasional Korea Selatan di Olimpiade Rio 2016 dan Piala Dunia U-20 2017, Shin bermain dengan 8 strategi.

Dibaca Juga : Timnas Indonesia Dapat Pujian Dari Kiper Singapore

Ubah ialah hewan yang dikenali benar-benar pandai menyesuaikan. Saat kekurangan makanan berbentuk daging, ubah dapat menukarnya dengan tipe makanan lain, seperti beberapa tumbuhan yang kemungkinan lebih mudah diketemukan. Bila cuaca beralih menjadi dingin, badan ubah bisa juga bertahan karena mempunyai susunan khusus yang membuat masih tetap hangat.

“Saya sepanjang jadi pelatih tak pernah duduk di bench. Sepanjang 90 menit pemain usaha keras, saya harus juga memperlihatkan usaha keras . Maka, itu salah satunya kegiatan rutin untuk mencetak kemenangan,” Shin Tae-young memperjelas.

DIBACA JUGA :

https://olahragaku.net/raja-aff-thailand-tundukan-vietnam-dengan-skor-2-0/ Previous post Raja AFF Thailand Tundukan Vietnam Dengan Skor 2-0
Next post Menjelang Final Piala AFF 2020 : Indonesia Vs Thailand