Semifinal Piala Dunia 2022 , 4 Kunci Laga Argentina Vs Kroasia

12/12/2022 Kategori : Berita Bola Olahraga Sports

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 Argentina vs Kroasia digelar di Stadion Lusail, Qatar, Rabu (14/12/2022) pukul 02.00 dini hari WIB.

Dikutip dari kantor berita AFP, berikut adalah empat kunci laga untuk memperebutkan satu tempat di final tersebut.

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 Argentina vs Kroasia digelar di Stadion Lusail, Qatar, Rabu (14/12/2022) pukul 02.00 dini hari WIB.

1. Sihir Messi atau Modric ?

Evolusi akhir karier Lionel Messi menjadi kreator serangan di belakang garis depan semakin intensif di Piala Dunia 2022.

La Pulga menunjukkan betapa efektifnya dia dengan umpan membelah pertahanan untuk membuat gol pembuka di perempat final melawan Belanda.

Kroasia mungkin tidak akan menugaskan satu pemain khusus untuk mengawal Messi, tetapi lebih mengandalkan pertahanan solid seperti biasanya dan lini tengah mereka sebagai salah satu yang terbaik di turnamen.

Marcelo Brozovic menempati peran terdalam di trio lini tengah Kroasia dan kemungkinan akan bertugas paling banyak untuk meredam Messi, tetapi Mateo Kovacic juga melakukan tugas pertahanan yang baik melawan Brasil dan kemungkinan akan diminta mengulang kinerjanya.

Saat menguasai bola, Kroasia memiliki maestro veteran dalam diri Luka Modric yang berusia 37 tahun. Ia dapat mendikte tempo, mempertahankan penguasaan bola, dan membawa timnya maju ke area berbahaya.

Kapabilitas Modric menjadi harapan negaranya untuk mencapai final Piala Dunia dua kali beruntun.

2. Kroasia bisa bertahan atau kelelahan ?

Luka Modric (kiri) dan Marcelo Brozovic (kanan) dalam pertandingan Kroasia vs Kanada di penyisihan Grup F Piala Dunia 2022 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Minggu (27/11/2022).

Terkini, Kroasia akan melawan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Rabu (14/12/2022) malam WIB.

Sama seperti empat tahun lalu di Rusia, ketika Kroasia memenangi semua pertandingan babak gugur setelah perpanjangan waktu–dua kali melalui adu penalti–sebelum final, tim asuhan Zlatko Dalic masih menunjukkan kemampuan bermain lebih dari 90 menit.

Kroasia kebobolan gol lebih dulu melawan Jepang dan Brasil, lalu bangkit untuk memaksa pertandingan menuju adu penalti dan menang.

Akankah kekuatan mental itu terbukti menentukan lagi atau apakah pertandingan yang panjang memakan korban secara fisik?

Setidaknya, Kroasia terbantu karena Argentina juga harus melalui adu penalti untuk menyingkirkan Belanda di perempat final dalam laga yang menguras emosi.

Dikutip Oleh “Situs Taruhan Bola Terbesar NEXONBET

3. Pemarin ke-12 Argentina

Satu hal yang dapat diandalkan Argentina dengan jelas adalah dukungan penonton di tribune. Contohnya, lebih dari 40.000 suporter Argentina secara vokal mendukung Tim Tango di Stadion Lusail melawan Belanda.

Suasana sedemikian rupa membuat laga perenpat final di tempat netral itu berubah seperti pertandingan kandang untuk Argentina, karena hanya segelintir penonton berbaju oranye di stadion yang berkapasitas hampir 89.000 orang tersebut.

Di stadion yang sama pada Rabu (14/12/2022), ceritanya hampir pasti terulang lagi, lantaran jumlah suporter Kroasia jauh lebih kecil. Suara pendukung Kroasia dapat tenggelam oleh nyanyian dan yel suporter Argentina.

Apakah itu akan memengaruhi pertandingan? Hampir pasti. Banyak penelitian menunjukkan bahwa bermain di depan banyaknya pendukung sendiri berdampak positif pada performa pemain.

4. Peluang penyerang

Dengan turunnya Messi ke peran yang lebih dalam, Argentina sekarang tidak memiliki penyerang kelas atas, dan itu juga berlaku untuk Kroasia.

Di perempat final Dalic memasang Andrej Kramaric sebagai starter kemudian digantikan Bruno Petkovic yang mencetak gol krusial penyama kedudukan.

Sementara itu, Lionel Scaloni memulai pertandingan lawan Belanda dengan Julian Alvarez sebagai striker utama sebelum Lautaro Martinez menggantikannya dan membuat sejumlah peluang.

Menarik dinanti apakah salah satu pemain pengganti itu akan diturunkan sebagai starter di semifinal Piala Dunia 2022, atau apakah mereka bakal kembali diminta mengubah jalannya laga dari bangku cadangan.

Suport Browser

Responsible

Social Media